Makanan Penurun Darah Tinggi yang Mudah Ditemukan di Sekitar Kita

Sabtu, 30 November 2019


Hola-halo!

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu masalah kesehatan yang cukup berbahaya. Sebab adanya tekanan darah tinggi diketahui sebagai salah satu gejala timbulnya penyakit lain, seperti serangan jantung, stroke, dan lain-lain. 

Maka dari itu, penting bagi kita untuk meminimalisir terjadinya tekanan darah tinggi. Salah satunya dengan memperhatikan pola makan karena ini menjadi salah satu pengaruh meningkatnya tekanan darah seseorang.

Lalu apa saja sih makanan yang dapat menurunkan darah tinggi?
 

Nah, berikut ini akan diuraikan mengenai makanan penurun darah tinggi yang patut kamu coba. Tentunya jangan khawatir karena makanan-makanan ini mudah ditemukan di sekitar kita lho!


Yogurt

Salah satu penyebab tekanan darah menurun ialah kurangnya kadar kalsium dalam tubuh. Oleh sebab itu diperlukan asupan kalsium ke dalam tubuh. Contohnya dengan mengonsumsi yogurt. Setidaknya 170 gr yogurt memiliki komposisi 300 mg atau sepertiga dari kebutuhan kalsium seseorang. Selain itu jangan khawatir dengan zat lain di dalamnya karena natrium yang ada juga tergolong rendah. Sebuah penelitian juga menyebutkan bahwa yogurt juga mengandung probiotik sehingga dapat menurunkan darah tinggi.


Buah Bit

Apa yang pecinta jus? Bagi para pecinta jus maka cobalah mengonsumsi jus buah bit. Sebab sebuah penelitian yang dipublikasi oleh Nutrition Journal pada tahun 2013 membuktikan bahwa setelah enam jam minum jus buah bit, terutama oleh sampel pria mengalami penurunan tekanan darah sistolik. Penyebabnya ialah buah bit memiliki kandungan nitrat yang mampu menurunkan darah tinggi. Selain dengan olahan jus, ada cara lain dalam menikmati buah bit yaitu dengan dipanggang atau dikukus sesuai selera konsumen.


Buah Pisang

Kamu pasti sudah tidak asing dengan buah ini. Yup, pisang merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan di mana saja. Tanpa kamu sadari ternyata buah ini dapat menurunkan darah tinggi dengan memanfaatkan kandungan kalium di dalamnya. Pisang memiliki kandungan kalium yang tinggi untuk menyeimbangkan kadar natrium pada tubuh penderita hipertensi. Bagi yang tidak suka makan pisang jangan cemas, sebab bisa divariasikan dengan yogurt ataupun sereal lho!


Sayuran Hijau

Sawi, bayam, lobat hijau, kangkung, dan lain-lain merupakan contoh sayuran hijau yang biasa dikonsumsi di rumah. Tak hanya pisang, sayur hijau juga memiliki kandungan kalium yang tinggi. Berdasarkan suatu penelitian menyebutkan bahwa setengah cangkir bayam matang bisa menghasilkan 12% dari kebutuhan kalium harian bagi orang dewasa. Usahakan tidak mengonsumsi sayuran hijau dalam kalengan karena kebanyakan sering ditambahkan zat natrium yang memiliki dampak buruk bagi tekanan darah seseorang.

Kentang

Laman hellosehat.com mengutip bahwa magnesium dan kalium yang terkandung pada kentang berperan dalam penurunan tekanan darah. Namun perlu kamu tahu untuk memperhatikan pengolahan kentangnya. Seperti yang kita tahu, biasanya kebanyakan orang akan mengolah kentang dengan garam. Hal ini sebaiknya dihindari karena ditambahkannya garam justru membuat tekanan darah meningkat. So, pengolahan kentang sebaiknya dipanggang atau direbus dengan tidak memanfaatkan garam.


Susu Skim

Susu skim dikatakan sebagai salah satu makanan penurun darah tinggi karena mengandung kalsium tinggi dengan rendah lemak. Tak heran jika susu skim menjadi minuman penurun darah tinggi. Journal of Human Hypertension yang telah diterbitkan pada tahun 2012 menjelaskan bahwa susu rendah lemak mampu menurunkan resiko terkena tekanan darah tinggi. Akan tetapi ada komponen lain dalam susu yang berperan serta dalam pengontrolan tekanan darah, yaitu senyawa peptida.


Ikan

Olahan ikan pastinya tidak asing bagi lidah kita. Tanpa disadari ternyata ikan terutama ikan trout mengandung vitamin D yang ternyata bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah lho! Jika kamu masih ragu, sudah dibuktikan dalam penelitian yang diterbitkan oleh Nutrition Journal yang menyatakan bahwa ikan berlemak (salmon, dkk) jika dikonsumsi sebanyak 3x dalam seminggu dapat menurunkan tekanan darah diastolik dalam jangka waktu 8 minggu.

Penelitian sebelumnya juga menyebutkan bahwa ikan memiliki asam lemak omega-3 yang berdampak pada penurunan tekanan darah. Seperti pada kentang, pengolahan ikan juga sebaiknya tidak ditambahkan dengan garam. Anda dapat menggantinya dengan minyak zaitun dan lada hitam.
Nah, itu tadi beberapa pilihan makanan penurun darah tinggi yang dapat kamu nikmati. Sebenarnya ada makanan lain yang bisa kamu coba sesuai artikel pada honestdocs.id seperti: selederi, kacang polong, cokelat, wortel, dandelion, dan lain-lain. Namun sebaiknya jangan menambahkan konsumsi garam, alkohol, makanan cepat saji, dan kafein ya sebab itu justru akan menambahkan tekanan darah!


Pict source: honestdocs.id

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah, aku suka semua makanan yg mbak sebutkan di atas. Ternyata bisa nurunin darah tinggi ya mbak?

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca. Silahkan meninggalkan jejak di bawah ini :)